Jan 30

Aku dan Acer Aspire One Baruku

acer-aspire-one-ao532h

Sebagai seorang graphic designer dan programmer, saya berfikir tidak memerlukan sebuah notebook yang kecil dan berfungsi mobile atau yang trend disebut netbook. Selama ini saya bekerja menetap dan dengan sebuah notebook dan desktop pc dengan layar yang lebar dan bertenaga.

Namun anggapan saya itu pun berubah setelah berhenti bekerja kantoran alias menjadi freelancer dan kemudian harus berterima kasih dengan netbook Acer One milik istri saya.

Ketika saya mendapatkan sebuah project, ternyata untuk bertemu mempresentasikan desain dan software yang saya buat dengan client yang mobile cukup merepotkan jika harus membawa laptop saya yang berukuran besar.

Yang tadinya hanya pinjam istri sekali, sebuah netbook dengan warna merah marun yang elegan, Acer Aspire One AO532h yang tipis itu jadi keterusan selalu saya pakai saat bertemu client.

Ternyata dengan processor terbarunya, Intel Atom N450, netbook ini lebih powerfull dan mampu menangani beberapa editing pekerjaan on the spot langsung didepan client. Dan, ketahanan batrey sampai dengan delapan jam, membuat netbook ini mampu menemani saya meeting dengan client di cafe manapun yang mereka pilih meski tidak ada colokan listrik sekalipun. Tidak ada lagi presentasi yang berhenti ditengah jalan karena batrey habis.

Akhirnya karena kesal Acer Aspire One-nya selalu saya bawa terus, istri saya minta dibelikan lagi satu buah Acer Aspire One baru dengan warna berbeda untuknya, dari tiga pilihan warna merah marun, hitam dan silver. Sehingga dia bisa bergaya lagi surfing bareng ibu-ibu lainnya di kantin sekolah sambil menunggu si kecil anak kami keluar kelas.

Well, saya pikir, bolehlah, toh nanti bisa gantian pakai, sehingga lebih gaya dan nyaman untuk presentasi atau sekedar surfing, berkirim email, chatting, sharing, dan hal menarik lainnya dimanapun dan kapan pun.

Thanks Acer Aspire One, my business and pleasure could keep going.


Author: [charlie]

No Comments

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a comment