Banned Masal AdSense 2011: Money Maker Selain AdSense

Menulis kejatuhan berupa banned AdSense sudah, lupakan, hidup terus berjalan, saatnya menjalani hidup kedepan. Apa yang perlu kita lakukan pada situs-situs kita setelah kehilangan akun AdSense?
Ini yang saya lakukan dan sebaiknya anda lakukan juga:
1. Mencoba mendaftar akun AdSense baru.
Masih dalam 1×24 jam setelah akun AdSense utama saya di-disable, saya langsung mengganti ads spot di situs saya dengan akun AdSense lain atas nama adik saya. Setelah saya ganti, esoknya, akun tersebut dibanned juga. Entah berhubungan dengan akun lama atau memang sudah gilirannya.
Beberapa hari kemudian, saya berusaha mendaftar akun AdSense baru. Segeralah saya membuat akun Gmail baru untuk keperluan ini. Rencana, esoknya saya baru daftar akun AdSense-nya.
Esoknya, tradaaa…, di akun Gmail baru itu saya terima email bahwa akun AdSense dengan akun Gmail itu telah dibanned dengan alasan invalid activity. What?? Belum juga daftar AdSense!
Ya, akun Gmail itu sudah didului dibanned ‘AdSense-nya’ oleh Google bahkan sebelum saya mendaftarkannya. Wew.
Ini pengalaman saya, jika anda ingin mencobanya silahkan, siapa tahu anda lebih beruntung.
2. Mengganti ads spot dengan PPC lain.
Setelah dibanned, otomatis situs-situs kita tidak menghasilkan bukan? Untuk meminimalisir kerugian, banyak Publisher termasuk saya yang mengganti ads spot yang kosong dengan PPC lain, meski tentu saja, hasil yang didapat tidak sebesar Adsense.
- Chitika. Menampilkan ads berdasarkan search query dari search engine, bukan berdasar konten situs.
- Bidvertiser. Ini lebih mirip AdSense, kontekstual dan banyak pilihan ukuran ads unit-nya.
- Clicksor. Ini juga mirip AdSense, namun juga generate revenue berbasiskan CPC, CPV or CPM.
- Infolinks. Banyak yang sudah memanfaatkan, in-line text advertising.
- Smowtion. Berbeda dengan provider lain, Smowtion selalu menampilkan ads, sehingga setiap pageviews bisa bermanfaat.
.
Banyak PPC lain diluaran sana, diatas hanya yang saya coba selama ini. Semua pernah membayar, dan kini semua saya manfaatkan meski hasilnya tak sebesar AdSense.
3. Memberikan perhatian lebih pada bisnis online lain yang sedang dijalani
Jika selama menjalankan AdSense anda menjalankan bisnis online lainnya dan menghasilkan, maka seriusilah. Jika dikerjakan lebih akan menghasilkan lebih juga.
Saya sendiri selama ini menjalankan bisnis Affiliasi dan CPA, Flippa, Fiverr, dan membuat themes serta plugin pesanan.
4. Mencoba model bisnis online lain.
Jika selama ini anda hanya berkutat dengan AdSense atau PPC, cobalah untuk mulai menekuni model bisnis online yang lain. Berikut yang mungkin bisa diikuti:
- Amazon Associates. Banyak publisher kita yang sudah mendapatkan income besar dari Amazon. Komisi sebesar 4%-10% per sales.
- Commission Junction. Ini affiliate network yang pertama sekali saya ikuti. eMusic adalah produk yang sukses besar saya pasarkan disini.
- ClickBank. Ini juga populer sejak lama di antara IM negeri kita. ClickBank lebih banyak untuk berjualan produk-produk digital.
- CPA: Maxbounty, Copeac, AffiliateBuzz, Peerfly, Marketbay, dll atau CPA Incentive: Dollarade, Leadbolt, ACP, dll.
.
5. Memanfaatkan situs bekas AdSense
Karena awalnya Made for AdSense (MFA), atau dibuat untuk AdSeense, maka situs seperti ini begitu gak bisa pakai AdSense maka sulit diterapkan untuk bisnis lain. Selain menjualnya di Flippa, jika traffic masih tinggi bisa juga dimanfaatkan sebagai penunjang situs lain.
Misalkan, saya memanfaatkan trafik-nya untuk meningkatkan Alexa Rank situs baru lainnya milik saya.
6. Membuat situs-situs baru yang mengikuti ToS AdSense untuk rencana jangka panjang
Cinta mati dengan Google AdSense, dan berharap suatu saat nanti berjaya lagi disana? Baiklah. Saya juga yakin suatu saat nanti AdSense akan kembali menjadi andalan saya.
Maka saya mulai membuat situs-situs baru untuk keperluan jangka panjang. Dengan lebih clean, lebih ramah AdSense, mengutamakan konten original, dan memanjakan user bukan spiderbot. Terutama dengan tidak melibatkan jejak-jejak akun atau situs lama, seperti server baru dengan IP address baru dan whois domain berbeda.
Jika suatu saat AdSense bersahabat lagi, akan saya pakai situs-situs ini.
See, rejeki dimana-mana bukan? Rejeki itu dijemput kawan, bukan ditunggu!
Move!

















[...] Paling tidak, dengan kehilangan ini, kita menjadi tersadar dengan keberadaan hal-hal kecil yang masih disekitar kita. Ada banyak money maker lain diluaran sana. [...]