Dibanned Facebook: Ketika Akun Diambil Yang Punya

Seingat saya, sebelum bergabung dengan Facebook tahun 2007 lalu, saya terlebih dahulu memiliki akun Twitter. Kala itu masih rame orang memakai social network Friendster dan MySpace.
Kalau saya tidak salah, waktu itu juga saya lagi sibuk promosikan Agloco, Paid Surf yang konsef-nya bagus tapi runtuh sebelum tumbuh. Jadi gak sempet ikutan Frienster dan lainnya. Hanya asyik main Twitter dan Kronologger.
Karena banyak teman-teman, terutama di kantor yang tanya akun Friendster, akhirnya saya register, namun sungguh gak cocok dengan layout dan fitur-fiturnya yang ABG sekali. Kemudian setelah searching-searching nemu Facebook dan kelihatannya lebih ‘bersih’.
Jadilah kemudian saya justru menjadi virus di kantor yang menyebarkan racun Facebook, dan lalu orang-orang pada beralih dari Friendster ke Facebook.
Kini Facebook semakin besar, dan menjadi sebuah raksasa dot com yang mampu bersaing dengan Google. Maka 5 tahun umur akun Facebook saya, yang akhirnya diambil kembali oleh yang punya, Facebook.
Sebagai user yang hanya numpang dan gratisan menggunakannya, saya, kita, tidak dapat berbuat banyak jika yang memiliki mengambil akun atau mengusir kita.
Entah karena record buruk apa sehingga akun saya ditutup. Mungkin karena pernah mainan Clickjacking, Walljacking, atau run FB Ads memakai kupon dan VCC, padahal aktifitas itu semua dilakukan di akun FPVA (Facebook Phone Verified Account) yang saya beli diluaran seharga $4 per akun. Bukan di akun asli saya ini.
Yang jelas, terdapat log notifikasi login dari IP address tidak biasanya, dan dari device yang tidak dikenal yang masuk ke white-list saya. Terjadi beberapa kali, sehingga akhirnya akun saya di tutup sementara. Dan untuk membukanya kembali, Facebook mengirimkan kode verifikasi ke nomor HP saya yang, celakanya, sudah tidak saya pakai lagi.
Karena ada upaya login terus dari user yang bukan saya, dan kode konfirmasi tidak bisa saya inputkan, akhirnya akun FB saya yang berusia 5 tahun, ditutup sudah.

Dokumen, note, foto-foto, teman-teman, dan beberapa FB Page dengan puluhan ribu member ikut hilang sudah. Kini saya memulai hidup online dengan akun FB yang baru.
Untuk teman-teman, silahkan add kembali akun FB saya, like lagi BLOGBIZZ FB Page, atau jika tidak ingin berteman cukup subscribe Facebook profile saya untuk mendapatkan update dari public share saya.
Pelajarannya, bagi agan-agan yang berbisnis online seperti saya, hati-hati publish earning atau yang semacamnya. Selalu bedakan alamat email yang dipakai akun public dengan email paypal atau akun bisnis anda. Untuk menghindari orang-orang yang penasaran dengan isi akun kita.
Terima kasih, ayo Facebook-an lagi.

















Gudbe.... Welkom
- spam
- offensive
- disagree
- off topic
Likejauhari a brand new life
- spam
- offensive
- disagree
- off topic
LikeCharlieNumber7 Semua baru? #eh
- spam
- offensive
- disagree
- off topic
Likejauhari hampir #ehjuga
- spam
- offensive
- disagree
- off topic
Like