Google Translate Menghabiskan Jatah Kuota API Request

October 17, 2011 by: 3

limit-reached

Jika anda membuat aplikasi web MashUp yang menggunakan berbagai API, atau memiliki blog yang juga memanfaatkan data API untuk konten-nya, anda harus memperhatikan jatah kuota API tersebut.

Saya diantaranya memanfaatkan Google Image API, Google Map API, Rotten Tomatoes API dan IMDB API (Film), Topsy API (Twitter), RecipePuppy (Resep Masakan), Indeed dan SimplyHired API (Lowongan Kerja), Bayt API (Beasiswa Timur Tengah), TraktTV dan TVRage API (TV Episode) dan banyak API lainnya.

Kebanyakan API memiliki limit atau batasan request per hari dan per detik. Biasanya antara 1.000 sampai 10.000 request per hari. Ada juga beberapa API yang tidak memberikan batasan alias unlimited.

Kita perlu memperhatikan limit ini, sebab jika jatah request API habis, maka konten di situs kita tidak dapat ditampilkan bahkan situs kita akan menampilkan pesan error yang mengganggu.

Cara Menghemat Jatah API Request

Beberapa cara untuk menghemat jatah API ini adalah dengan:

Page Cache. Yaitu men-cache halaman yang telah digenerate, sehingga untuk pengaksesan halaman tersebut untuk selanjutnya akan menampilkan hasil cache yang tersimpan. Halalam cache tidak akan melakukan pemanggilan semua API yang ada pada halaman tersebut. Anda dapat menggunakan plugin cache seperti Hyper Cache atau W3 Total Cache untuk blog WordPress.

Namun kekurangan dari metode cache ini, halaman menjadi tidak dinamis lagi. Misal saya menggunakan sebuah script PHP untuk mendeteksi lokasi kota pengunjung berdasarkan IP Address. Karena memakai cache, maka lokasi pengunjung tidak akan berubah karena halaman yang ditampilkan berdasarkan IP Address pengunjung pertama. Lakukan page cache untuk halaman yang tidak dinamis.

Multiple API Key. Artinya kita memakai banyak API Key secara bergantian (random) saat melakukan request. Contoh saya memakai 5 API Key Google Image yang berbeda pada sebuah blog yang traffic-nya tinggi. Apabila 1 API Key dibatasi 10.000 request per hari, maka akan tersedia 50.000 request.

Batasi Akses Spider ke Halaman Hasil Google Translate

Hari ini saya mendapati sebuah layanan API yang saya pakai melampaui batas limit per hari. API tersebut menyediakan limit 10.000 request per hari. Dan statistik memperlihatkan request telah mencapai 23.000 padahal belum ada separuh hari.

api-limit

Alhasil situs saya tidak dapat menampilkan konten dan menampilkan pesan error yang sangat tidak nyaman dilihat. Ketika saya melakukan request manual di address bar browser, muncul pesan:?Account Over Rate Limit.

Padahal pengunjung situs yang memakai API tersebut dibawah 10.000 hits sehari. Setelah melihat statistik, ternyata terjadi akses spider ke halaman-halaman yang telah dibuat oleh plugin Google Translate yang saya install kemarin.

bot-spider

Jika plugin Google Translate tersebut dapat menterjemahkan 41 bahasa, maka akan terdapat 41 halaman baru dari 1 halaman blog yang ada. Kalikan saja dengan 2.000-an halaman post yang ada di blog saya tersebut.

:|

Ini tidak saja boros bandwidth, tetapi juga menguras habis jatah request API akibat akses spider tersebut. Sehingga untuk menghentikan ‘kekacauan’ ini, akhirnya saya membokir akses spider ke halaman-halaman hasil generate Google Translate.

Untuk ini saya memanfaatkan file robots.txt untuk memberitahu spider agar tidak mengindex halaman hasil terjemahan Google Translate. Baris kode berikut saya tambahkan di robots.txt:

User-Agent: *
# Language pages
Disallow: /ar/*
Disallow: /bg/*
Disallow: /zh-hant/*
Disallow: /ca/*
Disallow: /cs/*
Disallow: /da/*
Disallow: /de/*
Disallow: /el/*
Disallow: /es/*
Disallow: /fi/*
Disallow: /fr/*
Disallow: /he/*
Disallow: /hi/*
Disallow: /hr/*
Disallow: /id/*
Disallow: /it/*
Disallow: /iw/*
Disallow: /ja/*
Disallow: /ko/*
Disallow: /lt/*
Disallow: /lv/*
Disallow: /mr/*
Disallow: /nl/*
Disallow: /no/*
Disallow: /pl/*
Disallow: /pt-br/*
Disallow: /pt/*
Disallow: /ro/*
Disallow: /ru/*
Disallow: /sk/*
Disallow: /sl/*
Disallow: /sr/*
Disallow: /sv/*
Disallow: /tl/*
Disallow: /tr/*
Disallow: /uk/*
Disallow: /vi/*
Disallow: /zh-CN/*

Allow: /

Daftar bahasa yang dihasilkan bisa dilihat di situs Google Translate, dan daftar 2 digit kode bahasa (ISO_639-1) bisa dilihat di Wikipedia.

Jadi, hemat adalah pangkal kaya.

;)

Incoming search terms:

cara memasang google translate api key, cara membuat google translate di php, cara pakai google image api, menggunakan translate untuk traffik blog, request google translate api key free, twitter api rate limit kaskus, yang menghabiskan quota internet
Share this Story

Charlie menekuni bisnis Internet Marketing sejak 2005 dan memulai blog ini 4 tahun lalu. Awal 2010 resmi menjadi pengangguran dan terjun sebagai fulltime blogger. Tinggal di Jogjakarta, menjalankan BlogBizz Networks dan STÒÓDIO2.com.

Add a Comment on "Google Translate Menghabiskan Jatah Kuota API Request"
Post comment as twitter logo facebook logo
Sort: Newest | Oldest

bagaimana kalau dengan Dago Translate, bisa translate dalam 4 bahasa sekaligus (ada 51 pilihan bahasa), bisa jadi website translator (ketiknya bisa dengan http:// atau tanpa http://). dago website translator ada bahasa : english, french, german, chinese, japanese, korean (vice versa). bisa bersuara pulak, hasil translatenya di copy paste ke bagian dago phonetically reader, trus klik speak button. bersuara deh, mantap? alamatnya ada di dago search (http://dagosearch.com) , ada link di bagian translate. di "more" section juga ada dago translate tapi pop up window.

|holand|

:)

apakabar akang, sehat?

wew..bahasannyaaaa...mncoba memahami pelan2..